Administrator : Zahira Bella
Radar Waktu, Tabanan – Pemerintahan Kabupaten Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Wakil Bupati I Made Dirga, S.Sos, mencatatkan rapor positif dalam penanganan masalah sosial. Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, angka kemiskinan di wilayah tersebut dilaporkan mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Berdasarkan data terbaru tahun 2025, angka kemiskinan di Kabupaten Tabanan kini berada di level 4,23 persen. Angka ini menunjukkan tren penurunan jika dibandingkan dengan capaian pada tahun 2024 yang tercatat sebesar 4,4 persen.
Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari konsistensi pemerintah daerah dalam menjalankan program ekonomi dan sosial yang terintegrasi.
“Penurunan ini adalah indikator bahwa program-program yang kami jalankan, terutama dalam penguatan ekonomi kerakyatan, berjalan di jalur yang benar. Fokus kami tetap satu: membawa masyarakat menuju Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani,” ujar Sanjaya dalam keterangan tertulisnya.
Fokus pada Program Ekonomi dan Sosial
Keberhasilan duet Sanjaya-Dirga yang diusung oleh PDI Perjuangan ini disebut-sebut tak lepas dari kebijakan yang menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah. Melalui sinkronisasi kebijakan antara pemerintah daerah dan pusat, berbagai program stimulan ekonomi berhasil menahan laju inflasi daerah sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
Selain fokus pada infrastruktur, Pemkab Tabanan di bawah Sanjaya-Dirga juga memberikan perhatian khusus pada:
- Pemberdayaan UMKM: Membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal.
- Jaring Pengaman Sosial: Penyaluran bantuan yang lebih akurat dan tepat sasaran bagi warga pra-sejahtera.
- Optimalisasi Sektor Pertanian: Sebagai tulang punggung ekonomi Tabanan untuk menjaga ketahanan pangan keluarga.
Menuju Tabanan Era Baru
Meskipun angka kemiskinan berhasil ditekan hingga ke level 4,23 persen, pemerintah daerah menegaskan tidak akan berpuas diri. Tantangan ekonomi global di masa depan menuntut inovasi yang lebih berkelanjutan.
Wakil Bupati I Made Dirga menambahkan bahwa ke depannya, pemerintah akan terus menggenjot sektor-sektor unggulan lainnya untuk memastikan angka kemiskinan terus melandai. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan yang telah dicanangkan.
Penurunan angka kemiskinan ini menjadi kado bagi satu tahun kepemimpinan Sanjaya-Dirga, sekaligus membuktikan komitmen politik PDI Perjuangan dalam memperjuangkan kesejahteraan “wong cilik” di Kabupaten Tabanan.


Komentar