Radar Waktu, Jakarta — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DKI Jakarta mengapresiasi kinerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, yang dinilai mampu mengoordinasikan berbagai program strategis nasional secara efektif dan terukur.
Ketua Umum DPD IMM DKI Jakarta, Lutfiadi, menilai keberhasilan pemerintah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng “Minyakita”, menjadi salah satu indikator penting hadirnya stabilitas pangan di tengah masyarakat.
“Kami melihat adanya langkah konkret serta koordinasi yang baik dalam menjaga kestabilan harga minyak goreng di masyarakat. Hal ini menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan koordinasi yang efektif dari Menko Pangan,” ujar Lutfiadi.
Selain pengendalian harga pangan, DPD IMM DKI Jakarta juga mengapresiasi berbagai program strategis nasional yang terus didorong pemerintah di bawah koordinasi Menko Pangan, mulai dari pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), penguatan Koperasi Desa (Kopdes), pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga upaya percepatan swasembada pangan nasional.
Menurut Lutfiadi, keberhasilan menjalankan berbagai agenda besar tersebut membutuhkan kemampuan koordinasi lintas sektor yang kuat, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Tidak mudah mengoordinasikan berbagai program besar secara bersamaan. Namun kami melihat Menko Pangan mampu menjaga ritme kerja pemerintah agar tetap fokus pada kebutuhan rakyat, khususnya dalam sektor pangan, energi, dan pemberdayaan desa,” lanjutnya.
DPD IMM DKI Jakarta berharap berbagai program strategis tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kemandirian ekonomi rakyat.
Sebagai organisasi kepemudaan dan gerakan intelektual, DPD IMM DKI Jakarta menyatakan akan terus mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas serta mengawal pelaksanaan program agar tetap transparan dan tepat sasaran.


Komentar