WhatsApp Image 2026-08-07 at 09.16.13
Beranda » Blog » Mahasiswa KKN UNISRI Tingkatkan Motivasi Belajar dan Wawasan ASEAN

Mahasiswa KKN UNISRI Tingkatkan Motivasi Belajar dan Wawasan ASEAN

Kabar Baru, Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Kelompok 83 Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta Tahun 2026 melaksanakan program kerja di bidang pendidikan melalui kegiatan sosialisasi bagi siswa kelas V dan VI SD Negeri Jekawal 3, Desa Jekawal, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen. Kegiatan yang diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026 tersebut mengangkat dua materi utama, yaitu “Aku Punya Cita-Cita” dan pengenalan negara-negara ASEAN, dengan melibatkan sebanyak 21 siswa.

Program ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa. Melalui materi yang disampaikan secara menarik dan interaktif, mahasiswa KKN berupaya menumbuhkan motivasi belajar siswa sejak dini sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai kawasan Asia Tenggara. Kedua materi dipilih karena dinilai mampu membentuk karakter peserta didik yang memiliki semangat belajar tinggi, percaya diri dalam meraih cita-cita, serta memiliki pemahaman mengenai keberagaman budaya dan pentingnya kerja sama antarnegara.

Pada sesi pertama, mahasiswa KKN menyampaikan materi bertajuk “Aku Punya Cita-Cita”. Dalam sesi ini, siswa diajak memahami pentingnya memiliki impian sebagai tujuan yang dapat memotivasi mereka untuk terus belajar dan berkembang. Mahasiswa menjelaskan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya selama memiliki kemauan, disiplin, dan semangat untuk terus berusaha.

Materi tersebut disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Mahasiswa juga memberikan berbagai contoh profesi yang dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak, seperti dokter, guru, polisi, tentara, atlet, hingga pengusaha. Selain itu, siswa diajak memahami bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sikap pantang menyerah, kerja keras, tanggung jawab, dan keberanian mencoba hal-hal baru.

Suasana pembelajaran menjadi semakin hidup ketika mahasiswa memberikan kesempatan kepada siswa untuk menceritakan cita-cita mereka di depan kelas. Dengan penuh antusias, para siswa menyampaikan impian yang ingin mereka capai di masa depan. Kegiatan ini tidak hanya melatih rasa percaya diri, tetapi juga menjadi sarana untuk saling memberikan semangat antar teman.

Mahasiswa ISI Surakarta Berkontribusi Melestarikan Budaya Batik di Desa Wisata Girilayu

Setelah sesi motivasi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai negara-negara anggota ASEAN yang disampaikan oleh Filomeno da Costa, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Pada kesempatan tersebut, siswa dikenalkan dengan sebelas negara anggota ASEAN beserta berbagai informasi dasar, seperti ibu kota, bendera, letak geografis, bahasa, dan keberagaman budaya yang dimiliki masing-masing negara.

Materi disampaikan secara komunikatif menggunakan media presentasi yang dilengkapi gambar dan ilustrasi sehingga memudahkan siswa memahami isi pembelajaran. Melalui pengenalan negara-negara ASEAN, mahasiswa berharap siswa memiliki wawasan yang lebih luas mengenai kawasan Asia Tenggara serta memahami bahwa Indonesia merupakan bagian dari komunitas regional yang menjunjung tinggi kerja sama, persahabatan, dan toleransi.

Selain mengenalkan informasi mengenai negara-negara ASEAN, mahasiswa juga menjelaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman budaya. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menanamkan karakter positif sejak usia dini.

Agar kegiatan berlangsung lebih menarik, mahasiswa KKN mengombinasikan penyampaian materi dengan sesi tanya jawab, kuis, dan permainan edukatif. Berbagai pertanyaan diberikan kepada siswa untuk mengukur tingkat pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan memperoleh apresiasi sehingga semakin termotivasi untuk aktif mengikuti kegiatan.

Permainan edukatif yang diselenggarakan juga mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Melalui metode tersebut, siswa dapat belajar sambil bermain tanpa merasa bosan. Pendekatan interaktif ini menjadi salah satu strategi mahasiswa KKN dalam meningkatkan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung.

SAPI SEHAT Lanjut Tingkatkan Kesehatan Ternak di Barru

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Siswa aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan, serta menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap materi yang diberikan. Pada sesi pengenalan ASEAN, banyak siswa yang tertarik mengenal berbagai bendera negara, ibu kota, dan budaya yang berbeda-beda. Sementara itu, pada sesi motivasi, siswa tampak bersemangat ketika membagikan cita-cita yang ingin mereka raih di masa depan.

Guru-guru SD Negeri Jekawal 3 turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN PPM UNISRI. Program ini dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena memadukan pendidikan karakter dengan pengetahuan umum dalam suasana yang menyenangkan. Kehadiran mahasiswa juga memberikan motivasi baru bagi siswa untuk terus belajar dan berani bermimpi besar.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program pendidikan yang diselenggarakan di sekolah, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dasar.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta berharap siswa kelas V dan VI SD Negeri Jekawal 3 memiliki motivasi belajar yang semakin tinggi, berani menetapkan cita-cita sejak dini, serta memiliki wawasan yang lebih luas mengenai negara-negara ASEAN dan keberagaman budaya di kawasan Asia Tenggara. Dengan semangat belajar, rasa ingin tahu, serta sikap pantang menyerah, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, terbuka terhadap keberagaman, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Mahasiswa UMUS Bantu UMKM Desa Mulyasari Masuk Google Maps, Biar Makin Laris dan Mudah Dicari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *